oleh

Bupati Pinrang Bolehkan Sholat Idul Adha di Mesjid, Tapi Terapkan Protokol Kesehatan

InsanNews.id, PINRANG, — Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menghadapi momen hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, di masa penerapan normal baru pandemi Covid-19, menekankan seluruh warga Pinrang agar tidak melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan terbuka. Hal tersebut dilakukan guna menekan penyebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Pinrang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pinrang Irwan Hamid saat memimpin rapat dengan para Camat se Kabupaten Pinrang, di ruang rapat kantor bupati Pinrang.

Irwan Hamid menyampaikan potensi kerumunan sangat besar di Hari Raya Idul Qurban. Irwan Hamid mengaku telah mengundang para tokoh agama untuk membahas hal ini. Irwan Hamid mengatakan berdasarkan hasil pertemuan itu, Shalat Idul Adha tidak dilakukan di lapangan – lapangan.

“Shalat Idul Adha tetap dilakukan di masjid – masjid. Tidak ada pemusatan dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha. Ini untuk menghindari kerumunan masyarakat banyak” ungkap Irwan Hamid, Bupati Pinrang, Selasa (21/7/2020).

Dengan adanya himbauan tetsebut, Irwan Hamid berharap agar setiap Camat untuk intens melakukan kordinasi dengan pengurus Mesjid dan KUA setempat, untuk lakukan pembersihan mesjid secara rutin.

“Lakukan Koordinasi dengan KUA dan pengurus masjid dan mulai sekarang lakukan penyemprotan secara rutin di masjid” terang Irwan

Selain itu, Irwan Hamid juga menekankan para Camat agar memantau setiap warga yang masuk di wilayahnya.

“Tolong pantau betul warga yang datang diwilayahnya. Kemungkinan besar keluarga dari luar pulang melakukan kurban di kampung halaman,” tegas Irwan

Langkah yang dilakukan bupati Pinrang tersebut merupakan upaya untuk menghindari potensi penularan Covid-19 di Kabupaten Pinrang. Berdasarkan update data pantauan Covid 19 Kabupaten Pinrang per 20 Juli 2020, positif Covid-19 sisa 2 orang.

“Mari kita berikhtiar, berdoa dan bertawakal, semoga tidak ada lagi penambahan kasus. Upaya ini adalah bagian dari ikhtiar kita,” pungkasnya

Irwan menambahkan, terkait dengan penyembelihan hewan qurban, dirinya meminta agar betul betul menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Hindari kerumunan, pakai sistem kupon dalam pembagian hewan qurban. Silahkan berinovasi protokol Covid-19 dalam pelaksanaan penyembelihan,” tutup Irwan Hamid.

News Feed