oleh

FATMAWATI RUSDI, Warna baru Pilwalkot Makassar 2020

InsanNews.id, MAKASSAR, — Setelah tertahan pendemi Covid-19, tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar kembali berlanjut. Berbagai wacana pun mencuat. Selain kemunculan figur-figur potensial, mengemuka pula nama-nama baru yang kemudian sibuk mengenalkan diri pada publik.

Walau begitu, keterlibatan kaum perempuan dalam perhelatan politik ini masih minim. Padahal, pada hakikatnya, inti demokrasi adalah ihktiar menjamin kesetaraan politik bagi seluruh warga, tak terkecuali kelompok marjinal, perempuan, maupun kaum minoritas.

Dari semua nama yang digadang-gadang siap bertarung dalam kontestasi Pilwalkot Kota Daeng, sosok politikus perempuan Fatmawati Rusdi mengemuka, dan sukses mencuri perhatian publik.

Kesiapannya untuk berlaga dalam kontestasi politik memberi warna baru dalam pilwalkot kali ini. Bagaimana tidak, Politikus NasDem yang juga anggota DPR RI Periode 2014-2019 ini memiliki jejaring nasional yang tangguh dan sudah biasa menjalani kompetisi politik.

Terlebih, partai pengusungnya, NasDem, telah membukukan kemenangan di ajang Pemilu 2019 Makassar, sehingga dianggap bisa memainkan peran krusial.

Figur Perempuan

Dalam perhelatan pilkada Kota Makassar, selalu ada figur perempuan yang tampil, sebagaimana terlihat pada tahun, 2013 dan 2018.

Dalam catatan sejarah politik Kota Makassar, Pilkada 2018 ditandai dengan highligt. Pasalnya, di tahun itu terdapat dua nama perempuan, yakni Indira Mulyasari berpasangan dengan Danny Pomanto sebelum didiskualifikasi. Sedangkan Rachmatika Dewi berpasangan dengan Munafri Arifuddin. Namun, duet Munafri-Rachmatika gagal meraih kemenangan, lantaran persentase perolehan suaranya lebih rendah dibanding kotak kosong.

Tahun ini, sebagai bakal calon wakil walikota, Fatmawati dipastikan akan berpasangan dengan Danny Pomanto. Duet ini diprediksi bisa bersinergi. Danny pernah jadi walikota Makassar, sedangkan Fatmawati telah menuntaskan satu periode di DPR-RI.

Prediksi ini diperkuat dengan data beberap lembaga survey yang rilis jelang Pilwalkot Makassar 2020, yang menempatkan duet Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi di posisi puncak.

Keikutsertaan Fatmawati Rusdi sebenarnya tidaklah mengejutkan. Wanita yang kerap disebut-sebut sebagai petarung ini sarat pengalaman politik.

Karir politik Fatmawati diawali dengan kiprah di asosiasi pengusaha kapal, Indonesian National Shipowners Association (INSA) dan di Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia (GEFEKSI).

Hingga tahun 2018, wanita yang selalu enerjik ini aktif dalam gerakan nasional Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan menempati posisi sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap, sekaligus jadi Ketua Dewan Pembina Dharma Wanita Kabupaten Sidrap.

Selain itu, Fatmawati juga pernah memegang sejumlah posisi penting, seperti Ketua Forum Kabupaten Sehat, Kabupaten Sidrap, Ketua Bunda Paud Kabupaten Sidrap, Ketua Dekranasda Kabupaten Sidrap, dan lain-lain.

Prestasi kerjanya tak perlu diragukan. Saat Fatmawati menakhodai Forum Kabupaten Sehat, Kabupaten Sidrap dibanjiri penghargaan. Tahun 2011 silam, Sidrap meraih penghargaan Swasti Saba Padapa. Tahun 2013 meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda, lalu tahun 2015 dan 2017 mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wistara, tipe penghargaan tertinggi untuk Kabupaten/kota sehat.

Sebelum disibukkan dengan berbagai aktivitas politik, sosial, dan kemasyarakatan, Fatmawati merupakan pengusaha kapal kargo yang sukses dan menempati posisi sebagai Direktur PT. Bayumas Jaya Mandiri.

Sedangkan suami Fatmawati, Rusdi Masse Mappasessu yang akrab disapa RMS, adalah Anggota DPR RI Periode 2019-2024, mewakili Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III. Sebelumnya, RMS menjabat sebagai Bupati Kabupaten Sidrap untuk 2 periode.

Serangan Isu

Sebagai bakal calon yang berada di posisi “emas” dengan tingkat elektabilitas paling unggul, Fatmawati tak luput dari serangan masif lawan politik, baik dalam bentuk black campaign maupun negative campaign.

Belakangan, isu Fatmawati sebagai warga pendatang pun dihembuskan. Padahal, Makassar merupakan wilayah dengan ciri heterogenitas. Berbagai kelompok masyarakat pun, baik warga asli maupun pendatang, telah terintegrasi sebagai kesatuan social.

Serangan isu receh sudah biasa bagi lulusan Magister Manajemen Universitas Jayabaya ini, dan ia tidak lari dari arena sebelum pertarungan dimulai. Perempuan tangguh ini siap menghadapi semua lawan dengan penuh perhitungan. Alih-alih menanggapi, Fatmawati malah mengajak penyerangnya untuk adu gagasan.

Kini, syarat maju bagi keduanya melalui usungan parpol sudah terpenuhi. Duet Danny-Fatma telah memiliki bekal rekomendasi usungan dari Partai Nasdem-Gerindra. Total kursi dua partai ini di DPRD Makassar sebanyak 11 kursi. Sedangkan syarat mengajukan pasangan atau mendaftar di KPU, minimal 10 kursi.

Representasi Perempuan

Untuk mendapatkan kepastian keikutsertaan duet ini di Pilwalkot Makassar, memang masih ada tahap yang harus dilalui bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, yakni pengumuman pendaftaran paslon, pendaftaran paslon, pemeriksaan kesehatan, hingga penetapan paslon. Namun, tak terpungkiri, kehadiran Fatmawati membawa optimisme tersendiri bagi publik Makassar.

Secara umum, minimnya partisipasi perempuan untuk bertarung dalam Pilkada dipicu oleh rendahnya keberpihakan partai politik (parpol) terhadap calon dari perempuan.

Buruknya sistem kaderisasi dalam tubuh partai politik berdampak kurangnya daya tarung perempuan untuk berkiprah di kancah politik. Namun, tidak demikan halnya dengan NasDem. Partai ini cukup jeli dalam menyeleksi kader-kader perempuan potensial, salah satunya Fatmawati Rusdi.

Langkah wanita kelahiran 1980 ini di kancah politik telah membawa perhelatan demokrasi sebagai ruang strategis untuk menegosiasikan kebijakan properempuan dan prorakyat yang berkeadilan.

Fatmawati juga sudah menjawab semua tantangan soal kepiawaian, kapasitas, dan kepemimpinan perempuan. Kiprah politiknya menegaskan bahwa representasi kaum hawa dalam peta pertarungan kandidat perempuan telah terjadi, bahkan tetap berlangsung hingga kini.

 

Penulis : Gunawan Dwi Putra

News Feed