oleh

Tim DVI Mengambil Data Antemortem di Pinrang

Insannews.id Pinrang – Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 diperairan Kepulauan Seribu, menyisahkan duka mendalam bagi keluarga korban. Hal itu turut dirasakan warga Kabupaten Pinrang setelah dipastikan satu keluarga warga Dusun Mattagie Desa Wattang Pulu Kecamatan Suppa, bernama Rusni (44), anaknya Abida Dania (2) serta suaminya Suprianto (37) ada dalam kecelakaan naas itu.

Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Bidang Kedokteran Polda Sulawesi Selatan dibuck up tim Inafis Polres Pinrang dan Polres Parepare telah mengambil sampel DNA dan darah keluarga korban untuk dicocokan dengan data korban. Pengambilan sampel dilakukan di Polsek Suppa

Kapolsek Suppa AKP Chandra Hasan mengatakan, sampel darah yang diambil masing-masing dari Sry wahyuni dan Asriandi merupakan anak kandung Rusni serta M. Ali sebagai bapak Kandung dari Rusni.

“Tim DVI datang untuk mengambil data antemortem sekaligus mengambil sampel DNA dari anak kandung dan bapak kandung korban. Sampel DNA berupa swab (tes usap) muka dan darah untuk data antemortem,”kata Chandra Hasan didampingi Camat Suppa Andi Amran.

News Feed