oleh

Aksi Gadis Manis Penambang Pasir, Juga Jago Kupas Kelapa Pakai Alat Traditional

Insannews.co.id PINRANG – Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seorang gadis bernama Evi Mahmud (22) bekerja sebagai buruh pasir dan kerikil di Dusun Pakoro, Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Evi Mahmud juga bercerita jika air sungai besar,maka tidak ada aktifitas tambang pasir dan kerikil,jadi dia lebih memilih membantu orangtuanya dibanding jalan seperti teman temannya.

Baca Juga : Kisah Wanita Tangguh : Evi Putus Sekolah Karena Kurang Biaya, Rela Jadi Kuli di Tambang Pasir

“Ketika tidak ada aktifitas ditambang,saya juga bantu orangtua,mengupas kulit kelapa dengan alat traditional,lalu saya pabrik untuk dijual ketetangga dan kewarung dekat rumah,”kata Evi

Evi Mahmud Juga menceritakan pengalamannya sebelum bekerja ditambang evi kerja disalah satu warung di dekat rumahnya,tapi tidak cukup sebulan dia diberhentikan,dengan alasan bos evi sudah punya karyawan baru, setelah hanya beberapa hari tinggal dirumah evi kembali dipanggil untuk kembali kerja jaga warung,tapi dia lebih memilih kerja di tambang pasir.

Gadis manis dan tangguh ini putus sekolah di SMA Kelas I lantaran terkendala biaya pada tahun 2016 lalu. Dari pada menganggur, ia pun memilih kerja kasar sebagai buruh pasir dan kerikil. Itu dilakukan Evi untuk menyambung hidup dan membantu meringankan beban orang tuanya.

Gadis kulit sawo matang dan tai lalat di bibir ini tidak sedikit pun merasa canggung.ia bekerja layaknya lelaki.

Gadis kelahiran 1997 ini jadi buruh/kuli pasir dan kerikil sejak 2018 di tambang milik keluarganya,evi juga sangat Fans sama Selfi Lida (SH)

News Feed