oleh

drg Dyah : 119 PMI Asal Malaysia, 100 Sudah Jalani Isolasi Mandiri

InsanNews.id, PINRANG -Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pinrang merilis jumlah deportan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Negara Malaysia, Warga Negara Indonesia (WNI), sebanyak 119 orang.

Dari data yang di himpun deportan asal negeri Jiran tersebut, sebanyak 100 PMI sudah menjalani isolasi mandiri di Gedung Aisyiyah Pinrang. Sementara 19 orang baru tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare menggunakan KM Thalia, Jum’at (3/7) pagi dari pelabuhan Nunukan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi di Gedung Aisyiyah Pinrang. Ia mengatakan sejauh ini sudah ada 119 orang deportan, diisolasi mandiri oleh Pemkab Pinrang, dari lima gelombang.

“Gelombang pertama 19, kedua 34, ketiga 4, keempat 45, dan gelombang kelima hari ini 19 orang. Jadi totol 119 orang,” kata Dyah Puspita Dewi, Jum’at (3/7).

Dewi menyebut sebelumya 100 orang itu sudah menjalani isolasi mandiri, di gedung isolasi dan sudah dipulangkan di rumah masing-masing. Sementara hari ini 19 deportan akan menjalani isolasi mandiri.

“Mereka ini tetap akan menjalani isolasi mandiri dua hingga tiga hari. Kebutuhannya sudah disiapkan, mulai dari sabun madi hingga makan tiga kali sehari,” ujarnya.

Sementara itu, total kasus positif Covid-19 di Pinrang sebanyak 31. 13 dintaranya dalam perawatan, sementara 18 lainya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Kasus positif 31. 13 masih dirawat dan 18 lainya sudah dinyatakan sembuh,” tutup Dewi yang juga Ketua Pengendali Gugus Tugas Covid-19 Pinrang.

Ditempat yang sama, Sekertaris Daerah Pinrang, Ir Budaya, menerima langsung rombongan deportan, mengucapkan selamat datang kepada rombongan Deportan warga Pinrang asal yang tiba di Kabupaten Pinrang.

“Selamat datang ki’ semua yang tiba dengan selamat di Pinrang. Bagi semua warga yang tiba dari tempat yang terpapar Covid-19 diwajibkan untuk isolasi mandiri. Mohon untuk ikuti semua yang menjadi anjuran petugas selama masa karantina kesehatan di gedung isolasi ini,” ujar Budaya.(*)

News Feed