Instruksi Dinkes Tidak Mengedarkan Obat Jenis Ranitidin

InsanNews.co.id, PINRANG – Menanggapi adanya larangan edar untuk obat jenis Ranitidin oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menginstruksikan ke setiap Puskesmas di wilayah kerja Dinkes Pinrang agar tidak mengedarkan obat jenis Ranitidin.

“Kami baru terima surat edaran pelarangan dan telah ditindaklanjuti, dengan menyurat ke semua Puskesmas dan Rumah sakit Madising yang jadi bagian Dinkes Pinrang”, Terang Drg. Dyah Puspita Dewi, Kepala Dinas Kesehatan Pinrang saat dihubungi InsanNews.co.id, Rabu (9/10/2019).

Lanjut Dyah, Khusus untuk apotek dan toko obat lainnya di Kabupaten Pinrang akan ditindak langsung oleh BPOM Makassar.

“Kalau penarikan tentu saja nanti BPOM Makassar yang akan menariknya dari apotek atau toko obat yang sudah di dropping sesuai protap yang berlaku”, ucap Dyah

Dyah menambahkan, dengan adanya hal tersebut Dinas Kesehatan kabupaten Pinrang menghimbau kepada masyarakat agar cermat membeli obat, terutama pada jenis obat ranitidin yang ditemukan memiliki zat yang pemicu kanker.

“Kalau untuk masyarakat cermatlah menggunakan obat jangan beli obat tanpa resep dari dokter kecuali untuk obat bebas itupun harus cermat. Kita dari Dinas memiliki program yang dinamakan gema cermat (gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat) yang sudah disosialisasikan di Kabupaten Pinrang pada pekan kemarin”, pungkasnya (acc)