oleh

Miris Rumah Janda 3 Anak Nyaris Roboh, Ini Lokasinya

Insannews.co.id PINRANG – Bungawali(47) seorang janda warga Kampung Cenrana Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang tinggal di rumah yang cukup memprihatinkan.

Sejak ditinggalkan suaminya beberapa tahun silam akibat meninggal dunia, harus tinggal dirumah yang tak layak huni. Hampir seluruh bagian rumahnya rapuh dimakan usia.

Bahkan salah satu bagian rumahnya harus ditopang bambu hanya untuk sekedar menahan rumah supaya tidak ambruk.

Bungawali tidak mampu memperbaiki rumahnya yang saat ini kondisinya nyaris ambruk. Parahnya, lagi ibu dari tiga anak ini juga belum pernah mendapat bantuan sosial (Bansos) apapun dari pemerintah.

”Saat ini saya hanya bisa pasrah dengan kondisi seperti ini, mau gimana lagi untuk makan sehari – hari pun sangat susah ” kata Yati kepada Insannews.co.id.co.id, Rabu (27/11/2019)

Bungawali mengaku gelisa terlebih saat hujan yang disertai angin turun khawatir rumahnya ambruk. Namun, kekhawatiran tersebut terus dilawannya karena tidak ada tempat tinggal lain yang harus ditempati.

”Rasa takut itu datang setiap hari, yang lebih khawatirnya saat hujan turun. Khawatir rumah roboh” kata, janda 3 anak ini

Bungawali mengaku belum pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah seperti halnya sekarang ini untuk warga miskin.

Padahal, menurut Bungawali jelas kondisi keluarganya merupakan masyarakat tidak mampu dan sudah seharusnya mendapatkan bantuan tersebut.

Bungawali hanya bisa pasrah atas kondisi yang di alaminya, dirinya hanya berharap ada dermawan atau pemerintah yang dapat membantunya, untuk membedah rumahnya.

Bungawali juga harus rela anak keduanya putus sekolah,karena tak mampu membiayainya,”anak saya putus sekolah,dan bekerja dengan membantu orang,upahnya untuk biaya adiknya yang masih sekolah di bangku sekolah dasar,sementara anak pertama saya sudah menikah dan menetap di barru bersama suaminya,”tuturnya.(SH)

News Feed