oleh

Tuntut Pemukulan Rekannya APP bertahan di Kantor Bupati Hingga Pukul 21.00

Insannews.co.id PINRANG – Aksi Unjuk Rasa (Unras) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2019 digelar puluhan pemuda di Kabupaten Pinrang, Selasa (29/10/2019).

Namun sayang, aksi massa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Pinrang (APP) ini sempat diwarnai kericuhan dan adu jotos saat berlangsung di halaman Kantor Bupati Pinrang.

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Bupati Pinrang, Irwan Hamid datang menemui massa demostran.

Massa yang coba memancing situasi dengan teriakan-teriakan akhirnya menyulut emosi sejumlah personil Satpol PP dan ASN Pemkab Pinrang yang berada di lokasi sehingga benturan pun tak terhindarkan.

Situasi yang tegang dan sempat memanas ini akhirnya berhasil diredam oleh pihak pengamanan Polres Pinrang yang berjaga di lokasi aksi dan massa pun bersedia kembali tenang dan berdialog langsung dengan Bupati Pinrang.

Dihadapan massa demonstran, Bupati Pinrang, Irwan Hamid juga meyayangkan adanya insiden kecil yang terjadi. Dia berjanji, akan mengusut insiden tersebut dan menindak oknum jajarannya apabila terbukti telah melakukan pemukulan.

“Kita akan tindak dan meminta yang bersangkutan untuk meminta maaf apabila terbukti melakukan pemukulan,”janji Irwan Hamid.

Irwan juga berjanji, siap menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan massa terkait Perda Kepemudaan di Kabupaten Pinrang.

Tetap tidak menerima atas pemukulan yang menimpa anggotanya, massa Aliansi pemuda pinrang kemudian mendatangi Kantor Satpol PP Kabupaten Pinrang dan meminta oknum pelaku pemukulan untuk segera meminta maaf.

Dari Pantauan Hingga pukul 21.00 Wita Massa aksi masih berada di kantor bupati Pinrang, guna menuntut oknum yang telah memukul salah seorang massa, dan rencananya juga akan visum korban.

Aksi hingga malam juga dijaga ketat personil polres pinrang (sh/*)

News Feed