oleh

UPT SMA Negeri 7 Pinrang Tudang Sipulung

UPT SMA Negeri 7 Pinrang Tudang Sipulung Bersama Guru dan Murid dengan Kearifan Lokal Peduli Lingkungan

Sekolah selain sebagai tempat terlaksananya kegiatan belajar mengajar, juga merupakan sebagai tempat yang sangat potensial terciptanya ide-ide kreatif bagi para warga sekolah. Baik itu guru, murid maupun orang di lingkungan sendiri. Dalam kegiatan tudang sipulung ini banyak item kegiatan.

Sekolah sebagai tempat menimba ilmu maka para warganya memungkinkan untuk melakukan inovasi-inovasi baru bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan. Sehinga sekolah tidak hanya sebagai tempat rutinitas penyampaian materi pelajaran dari guru kepada anak didik. Berkembangnya ilmu pengetahuan harus berasal dari sekolah. Artinya bahwa sekolah memiliki peran yang sangat potensial bagi tumbuh kembangnya ilmu pengetahuan itu sendiri.

Selain dari pada itu bahwa sekolah juga dituntut untuk memberikan ide-ide inovatif dalam perannya sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap lingkungan hidup. Sekolah wajib memberikan contoh dan tolak ukur bagi terciptanya lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Seluruh warga sekolah memiliki kewajiban untuk menciptakan dan menjaga lingkungan sekolah dan sekitarnya yang bersih dan sehat.

Program Lingkungam Hidup dikembangkan berdasarkan norma-norma dalam berperikehidupan yang meliputi: kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam. Tujuannya adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah untuk ikut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Kepala Upt SMA Negeri Drs. Ikwan Matu, M.Pd , memberikan penjelasan bahwa program lingkungan hidup yang melibatkan seluruh warga sekolah sudah berjalan sesuai dengan yang diharapakan. Program dari sekolah tersebut adalah program peduli lingkungan dan kepedulian tentang sampah. Kegiatan berlangsung Jumat-sabtu, 18,19 Okt 2019.

Pada program peduli lingkungan, seluruh warga sekolah wajib menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya dengan melaksanakan kegiatan antara lain: tidak membuang sampah sembarangan, menyiapkan tempat-tempat sampah sesuai jenis sampahnya, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya, bekerja sama dengan kantin sekolah untuk tidak menggunakan kemasan plastik, mewajibkan para anak didik untuk membawa peralatan makan untuk meminimalisir penggunaan plastik kemasan. Dengan pembentukan bank sampah di sekolah mengharapkan para warga sekolah dengan cara merubah sampah menjadi berkah.

Pendiri Bank Sampah Ali Topan hadir dalam kegiatan kegiatan tudang sipulung dengan kesempakatan ini kami di percayakan membawakan uraian tentang kepedulian terhadap sampah dengan cara 3R, Kurangi, Gunakan kembali, Daur Ulang. kami selaku Pengelola Bank sampah berharap kegiatan berlangsung dan program kerja untuk semua organisasi sekolah serta murid per kelas hadir juga dalam tudang sipulung ini kegiatan ini di dampingi oleh Asriadi/ Nakata , Gerakan Mahasiswa Mattirobulu (Gemar) dan Semua Pengurus Bank Sampah Peduli Pinrang.(rhy)

News Feed